ALLAH BUKAN NAMA DAN MAKNA

Merujuk Group Group Tasawuf dari keseharian semalam selama 24 jam, nampaklah seseorang itu telah mengunakan hawa nafsu bertindak atas nama akal maupun dalil yang tidak dibimbing oleh sang guru sejati atau Roh Qudus, maka akal dapat menjadi gila, sedih, bingung, lupa tidur, dan sering kali tidak jujur. Akal itu pula yang siang malam mengajak dengki, bahkan merusak kebahagiaan orang lain. Dengki dapat pula menuju perbuatan jahat, menimbulkan kesombongan, untuk akhirnya jatuh dalam lembah kenistaan, sehingga menodai nama dan citranya bernama ALLAH.” Padahal ALLAH bukan NAMA dan MAKNA. Hehehehehe Sudah dijelaskan secara umum tentang Allah sebagai nama bagi Zat Yang Maha Agung (lafdh al-jalalah), tidak boleh ada sesuatu apa pun berhak menggunakan nama itu selain diri-Nya. Kata ini mutlak hanya nama-Nya Dia Yang Maha Tunggal (Ahadiyyah). Karena itu, kata Allah satu-satunya nama Tuhan yang tidak memiliki bentuk jamak. Berbeda dengan kata Rabb yang mempunyai bentuk jamak (arbab) dan kata ...